Ads 970 x 250
BolselLiputan Khusus

Pemkab Bolsel Terima Bantuan UPPKA dalam Puncak Harganas ke-32 di Manado

860
×

Pemkab Bolsel Terima Bantuan UPPKA dalam Puncak Harganas ke-32 di Manado

Sebarkan artikel ini
IMG 20250704 WA0009

ellnews.id – Puncak peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-32 yang dipusatkan di Kota Manado, Sulawesi Utara, menjadi momen penting bagi Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel). Di tengah suasana penuh semangat kolaborasi lintas daerah, Pemkab Bolsel menerima bantuan program Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga Akseptor (UPPKA) dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara, sebagai wujud nyata dukungan terhadap penguatan ekonomi keluarga berbasis pemberdayaan akseptor KB.

Bantuan UPPKA sebagai Strategi Penguatan Ekonomi Keluarga

Pemkab Bolsel

Penyerahan bantuan berlangsung di tengah agenda resmi Harganas, yang mengusung tema besar mengenai ketahanan keluarga sebagai fondasi pembangunan nasional. Bantuan UPPKA ini diarahkan kepada kelompok binaan keluarga akseptor KB di wilayah Bolsel, yang dinilai memiliki potensi untuk mengembangkan usaha mikro secara produktif.

Program ini merupakan bagian dari strategi “Quick Wins” milik BKKBN yang berfokus pada pemberdayaan ekonomi keluarga, khususnya melalui kegiatan usaha kecil yang dapat meningkatkan kesejahteraan rumah tangga secara berkelanjutan.

Komitmen Pemkab Bolsel dalam Pemberdayaan Keluarga

Dalam kesempatan tersebut, Kepala Dinas PPKBPPPA Bolsel, Dra. Suhartini Damo, ME, hadir mewakili Kabupaten Bolsel dan secara langsung menerima bantuan dari Pemprov Sulut. Ia menyampaikan apresiasi tinggi atas dukungan yang diberikan kepada daerahnya.

Bantuan UPPKA ini bukan sekadar bantuan ekonomi, melainkan bentuk kepercayaan dan dukungan moral bagi keluarga akseptor KB untuk bangkit dan mandiri. Kami sangat menghargai inisiatif Pemerintah Provinsi Sulut dan peran aktif BKKBN dalam membangun kekuatan ekonomi dari tingkat keluarga,” ujar Suhartini.

Harganas: Momentum Penguatan Nilai-Nilai Keluarga

Pemkab Bolsel

Peringatan Harganas ke-32 tahun ini tidak hanya menjadi perayaan seremonial, tetapi juga sarat makna dalam memperkuat peran keluarga sebagai pilar utama dalam membangun masyarakat yang sehat, tangguh, dan produktif. Pemerintah Kabupaten Bolsel menjadikan momentum ini sebagai pengingat pentingnya pembangunan berbasis keluarga, bukan hanya dari sisi sosial tetapi juga sebagai investasi jangka panjang dalam pembangunan sumber daya manusia unggul.

Pembangunan keluarga adalah pembangunan peradaban. Jika ekonomi keluarga kuat, maka daya tahan sosial masyarakat juga ikut menguat. Inilah dasar dari pembangunan daerah yang berkelanjutan,” tambah Suhartini menegaskan.

Kolaborasi Lintas Sektor Jadi Kunci Keberhasilan

Kegiatan Harganas di Manado tahun ini dirangkaikan dengan berbagai program edukasi, pembinaan keluarga, dan seminar lintas sektor, yang melibatkan pemerintah pusat, provinsi, hingga kabupaten/kota. Kolaborasi ini menjadi fondasi utama dalam memastikan setiap program pemberdayaan keluarga dapat menyentuh seluruh lapisan masyarakat, terutama di wilayah-wilayah pelosok seperti Bolsel.

Baca juga  Polres Kotamobagu Turut Meriahkan Hari Juang TNI AD

Program UPPKA sendiri merupakan bentuk nyata sinergi antara kebijakan kependudukan dan pembangunan keluarga, di mana pendekatan ekonomi digunakan untuk memperkuat ketahanan keluarga secara holistik.

UPPKA: Solusi Nyata untuk Mandiri Secara Ekonomi

Pemkab Bolsel

Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga Akseptor (UPPKA) bukanlah program baru, namun terus mengalami penguatan dari sisi pelaksanaan dan pengawasan. Di Bolsel, kelompok penerima manfaat akan mendapatkan pelatihan serta dukungan modal awal untuk mengembangkan usaha kecil berbasis lokal, seperti produk olahan pangan, kerajinan tangan, atau jasa rumah tangga.

Program ini ditujukan agar keluarga akseptor KB tidak hanya menjadi sasaran program kesehatan reproduksi, tetapi juga mampu berdaya secara ekonomi dan sosial, sekaligus menciptakan dampak berantai bagi masyarakat sekitar.

Sinergi dengan Program Strategis Daerah

Pemkab Bolsel sendiri telah menetapkan pemberdayaan ekonomi keluarga sebagai salah satu fokus utama dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD). Melalui penerimaan bantuan UPPKA ini, Bolsel semakin memperkuat sinerginya dengan arah kebijakan nasional, terutama dalam konteks peningkatan kesejahteraan keluarga sebagai basis pembangunan yang inklusif.

Kami akan terus berupaya agar program-program seperti ini tidak hanya berhenti di penyerahan simbolik, tetapi benar-benar berdampak langsung ke masyarakat,” ujar Suhartini menutup wawancara.

Kesimpulan: Keluarga Kuat, Daerah Maju

Peringatan Harganas ke-32 di Manado bukan sekadar perayaan, tetapi menjadi ajang refleksi bersama tentang pentingnya membangun keluarga sebagai fondasi bangsa. Bantuan UPPKA untuk Bolsel merupakan bukti bahwa pemerintah hadir dalam memberdayakan masyarakat dari akar rumput, yakni keluarga.

Melalui program ini, harapannya setiap keluarga akseptor KB di Bolsel mampu tumbuh mandiri, meningkatkan pendapatan, dan secara langsung berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi lokal. Dengan sinergi yang kuat antara pusat dan daerah, visi Indonesia Maju berbasis keluarga bukanlah impian, melainkan keniscayaan. (upik)

Baca juga  Aditya Anugrah Moha Dipercayakan Jabat Dua Posisi Penting di F Corporation

Sumber informasi: Sekretariat Dinas PPKBPPPA Bolsel