Jelfi Jauhari Tegaskan Komitmen Sinergi Legislatif Daerah
ellnews.id – Pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel), Ridwan Oli’i, S.E. dan Jelfi Jauhari, S.Pd., secara resmi menghadiri forum nasional Asosiasi Dewan Kabupaten Seluruh Indonesia (ADKASI) yang digelar di Jakarta.
Kegiatan ini mempertemukan para pimpinan DPRD dari seluruh kabupaten se-Indonesia guna membahas strategi sinergis dalam memperkuat peran legislatif di tingkat daerah.

ADKASI: Wadah Strategis Penguatan DPRD Kabupaten
ADKASI merupakan forum rutin yang menjadi ajang diskusi antar legislatif kabupaten se-Indonesia. Dalam pertemuan kali ini, berbagai isu strategis diangkat, mulai dari penguatan fungsi pengawasan, peningkatan kapasitas kelembagaan, hingga penyusunan peraturan daerah yang lebih adaptif terhadap perkembangan sosial dan ekonomi.
Menurut Jelfi Jauhari, kehadiran dalam forum ini bukan sekadar formalitas, melainkan bagian dari komitmen DPRD Bolsel untuk terus membangun sinergi dengan daerah lain demi mendorong pemerintahan daerah yang lebih efektif dan responsif.
“Agenda ADKASI adalah momen strategis untuk bertukar ide, memperkuat jejaring antar daerah, dan menyatukan visi pembangunan yang selaras dengan arah kebijakan nasional,” tegas Jelfi dalam salah satu sesi forum.
Peran Sinergi Antar-Daerah dalam Pembangunan Nasional
Dalam forum yang dihadiri ratusan pimpinan DPRD, Jelfi menekankan bahwa kolaborasi lintas daerah kini menjadi kunci utama dalam mempercepat pembangunan. DPRD sebagai lembaga legislatif daerah dituntut tidak hanya menjalankan fungsi legislasi dan pengawasan, tetapi juga mampu menyampaikan aspirasi rakyat secara terstruktur dan progresif.
“Sinergi antar DPRD dari berbagai kabupaten bukan hanya memperkuat posisi legislatif, tapi juga mempercepat pencapaian target pembangunan daerah melalui kebijakan yang saling terintegrasi,” tambahnya.
Melalui komunikasi intensif antar pimpinan DPRD, forum ini diharapkan mampu menghasilkan rekomendasi bersama yang dapat diimplementasikan di masing-masing daerah.
Fokus ADKASI 2025: Adaptasi, Pengawasan, dan Pelayanan Publik
Tahun ini, ADKASI fokus pada tiga aspek utama:
- Peningkatan Kapasitas Kelembagaan DPRD
DPRD diharapkan mampu beradaptasi dengan perubahan zaman, terutama dalam pemanfaatan teknologi informasi dan digitalisasi pemerintahan. - Penguatan Fungsi Pengawasan
DPRD di seluruh Indonesia didorong untuk meningkatkan kinerja pengawasan terhadap pelaksanaan program pembangunan agar tetap transparan dan akuntabel. - Perumusan Perda yang Responsif
Peraturan daerah harus mencerminkan kebutuhan riil masyarakat dan mampu merespons perubahan sosial-ekonomi yang cepat.
Dengan pendekatan ini, DPRD bukan hanya menjadi lembaga formal, tetapi benar-benar menjadi representasi aspirasi rakyat yang berdaya guna.

DPRD Sebagai Pilar Demokrasi Lokal
Forum ADKASI kembali mengukuhkan posisi DPRD sebagai pilar utama demokrasi di tingkat kabupaten. Dalam forum ini, berbagai pengalaman dan inovasi daerah turut dibagikan antar anggota, menciptakan ruang belajar bersama untuk memperkuat kelembagaan legislatif.
Jelfi Jauhari menyampaikan harapannya agar hasil dari forum ini tidak berhenti pada wacana saja, namun benar-benar menjadi dasar dalam merancang program dan kebijakan daerah yang lebih pro-rakyat.
“Kita harus menindaklanjuti hasil diskusi ini dengan langkah nyata di daerah masing-masing, agar kebermanfaatannya bisa langsung dirasakan oleh masyarakat,” ujarnya.
Komitmen Pimpinan DPRD Bolsel: Mewujudkan Daerah yang Lebih Maju dan Responsif
DPRD Kabupaten Bolsel menyatakan siap mengadopsi berbagai rekomendasi dan hasil forum ADKASI 2025 ke dalam perumusan kebijakan lokal. Sinergi ini diharapkan tidak hanya memperkuat posisi daerah, tetapi juga mendukung target pembangunan nasional melalui pendekatan yang inklusif dan partisipatif.
Melalui partisipasi aktif dalam forum nasional seperti ADKASI, DPRD Bolsel menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik dan memperkuat peran legislatif sebagai mitra kritis pemerintah daerah.
Sekadar diketahui, Forum ADKASI 2025 menjadi panggung penting bagi pimpinan DPRD se-Indonesia untuk merumuskan masa depan legislatif daerah yang lebih solid, berdaya saing, dan responsif terhadap tantangan zaman. Kehadiran pimpinan DPRD Bolsel di forum ini, khususnya pernyataan tegas Jelfi Jauhari, menunjukkan betapa pentingnya membangun sinergi antar daerah sebagai fondasi utama bagi keberhasilan pembangunan nasional yang merata dan berkelanjutan.
Dengan semangat kolaboratif dan visi bersama, DPRD di seluruh Indonesia, termasuk Bolsel, siap melangkah menuju sistem pemerintahan yang lebih adaptif dan berpihak pada rakyat. (upik)











